Keunikan Gaya Rambut di Alternative Hair Show, London

0

Menginjak tahun ke-30, acara Alternative Hair Show kembali hadir di kota London, Inggris, untuk memamerkan berbagai kreasi penata rambut dari seluruh dunia. Bukan sekadar tata rambut, acara ini memang menyajikan inovasi gaya rambut yang belum tentu bisa Anda aplikasikan di keseharian.

Acara ini diadakan di Royal Albert Hall, London, Inggris, pada 14 Oktober 2012 lalu.

 

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

Gambar

 

sumber: yahoo indonesia

Advertisements

5 Tahun Lagi, Tak Ada Edelweis di Bromo

0

Gambar

 

TEMPO.CO , Malang – Keberadaan bunga edelweis di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terancam punah.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru memperkirakan bungka khas dari dataran tinggi itu akan punah dalam tempo lima hingga sepuluh tahun mendatang.

“Perburuan edelweis oleh manusia untuk diperjualbelikan cukup banyak terjadi,” kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo, Ayu Dewi Utari kepada Tempo, Kamis 1 November 2012.

Menurut dia, banyak pengunjung yang tak mempunyai kesadaran untuk tetap menikmati keindahan edelweis tanpa harus memetiknya. Selain itu, lanjut Ayu, faktor anomali cuaca juga dapat membuat tanaman dengan nama Latin Anaphalis Javanica itu terancam punah.

Soal rendahnya kesadaran pengunjung taman nasional Bromo dalam melestarikan edelweis, Ayu mengatakan, mereka umumnya memetik bunga itu untuk disimpan sebagai kebanggaan, ditaruh di kamar atau ruang tamu sebagai hiasan, atau dijadikan oleh-oleh bagi orang terkasih.

Kebiasaan ini dipicu anggapan bahwa edelweis perlambang keabadian, ketulusan cinta, dan pengorbanan karena hanya tumbuh di ketinggian pucuk atau lereng gunung.

Edelweis tumbuh liar merata di seluruh kawasan taman nasional Bromo Tengger Semerus seluas 50.276 hektare. Bila disatukan, sebaran tanaman edelweis ditaksir hanya seluas 1.000 hektare.

Pengawasan terhadap keberadaan flora dan fauna di taman nasional ini rutin dilakukan dengan patroli. Pengelola juga tak bosan-bosannya mengingatkan pengunjung untuk tidak mengambil dan membawa pulang apapun dari dalam taman nasional tanpa izin.

“Namun tetap saja banyak pengunjung yang bandel. Ada yang mengaku pecinta alam, tapi ulahnya justru merusak alam,” ujar Ayu.

Untuk menyelamatkan tanaman edelweis dari ancaman kepunahan sekaligus supaya pengunjung dapat menikmati keindahan bunga itu, pengelola taman nasional berencana membuat taman konservasi edelweis seluas 1 hektare di wilayah Ranu Regulo, yang berjarak sekitar 300 meter dari Pos Ranu Pani.

Taman konservasi yang dibangun bersama Japan International Cooperation Agency (JICA) itu rencananya akan membudidayakan seratusan pohon edelweis untuk tahap awal. Sayangnya, hingga kini hanya 5 pohon yang bertahan hidup, selebihnya sekarat dan mati.

Ayu mengatakan cuaca ekstrem sepanjang Juni hingga Agustus membuat temperatur udara di taman nasional bisa mencapai minus tiga derajat Celsius pada malam hari. Akibatnya, muncul bunga-bunga es di pucuk-pucuk pohon, ilalang, dan rerumputan yang bentuknya mirip salju tipis. “Tanaman edelweis sulit tumbuh di saat suhu ekstrem dingin,” ujarnya. “Di musim kering edelweis mati suri dan hidup lagi di musim hujan.”

ABDI PURMONO

sumber: yahoo indonesia

Konser Musisi Asing di Bulan November 2012

0

Gambar

Meskipun jadwal konser musisi asing di akhir tahun nanti sudah diumumkan dari sekarang, tidak berarti pertunjukan di bulan November bisa dilewatkan begitu saja. Aksi sederet musisi asing yang akan manggung di Indonesia pada bulan ini juga tidak kalah menarik ditonton.

Masih tidak percaya? Lihat deh daftar di bawah ini.

3 November: Creed di Gandaria City, Jakarta
Setelah manggung di Surabaya akhir Oktober, band rock asal Amerika ini melanjutkan perjalanan mereka ke beberapa kota lain di Indonesia. Untuk konsernya di Jakarta yang akan dibuka dengan penampilan dari Efek Rumah Kaca, tiket bisa didapatkan dengan harga Rp400 ribu. Promotor: Guinness Indonesia.

3 November: Wonder Girls di Tennis Indoor Senayan, Jakarta
Kedatangan para penyanyi, solo maupun grup, asal Korea Selatan masih terus berlanjut. Bagi yang tidak ingin melewatkan kesempatan menyaksikan grup vokal cewek pengusung tembang “Nobody” ini, silakan berburu tiketnya di kisaran harga Rp750 ribu s/d Rp1,75 juta. Promotor: Marygops Studios.

4 November: Nicolas Stavy di Teater Salihara, Jakarta
Suka musik klasik? Konser pianis Prancis ini bisa jadi pilihan. Untuk menyaksikan permainan piano Nicolas Stavy dan juga komposer Indonesia Slamet Abdul Sjukur, silakan mendapatkan tiketnya seharga Rp25-50 ribu. Promotor: Institut Français Indonesia.

6 November: Creed di Trans Studio, Makassar
Untuk konsernya di ibukota Sulawesi Selatan, grup musik yang terbentuk pertama kali tahun 1995 ini akan ditemani oleh Andra & the Backbone. Harga tiketnya terbilang sangat terjangkau, Rp150 ribu. Promotor: Guinness Indonesia.

6 November: The Fray di Istora Senayan, Jakarta
Pertunjukan grup musik rock Amerika ini bisa ditonton langsung dengan membayar tanda masuk yang tersedia dalam dua kelas, Rp450 ribu dan Rp550 ribu. Promotor: Trilogy Live.

6 November: Dario Muci dan Valerio Daniele di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta
Tiket untuk menyaksikan alunan musik tradisional yang dimainkan oleh dua musisi Italia ini tersedia dalam dua pilihan, Rp75 ribu dan Rp100 ribu. Promotor: Gedung Kesenian Jakarta.

7 November: David Foster, Chaka Khan, Paul Young, Kenny Edmond, Hayley Westenra, dan Dirty Loops, dan Fernando Varela di The Ritz-Carlton, Jakarta
Karena pertunjukan David Foster dan teman-temannya pada tanggal ini merupakan pertunjukan amal, jangan berteriak kaget saat melihat harga tiketnya. Berapa? Rp10 juta dan Rp15 juta. Promotor: Dyandra Production.

7 November: Nicolas Stavy di Brawijaya Room – Novotel Hotel, Surabaya
Dari Jakarta, pemenang berbagai penghargaan kompetisi musik internasional ini melanjutkan turnya bersama Slamet Abdul Sjukur ke beberapa kota lain di Indonesia. Di Surabaya, untuk menikmati permainan musiknya, penonton tidak dipungut biaya alias gratis. Promotor: Institut Français Indonesia.

8 November: Creed di JW.Marriott Hotel, Medan
Di kota terakhir dari rangkaian tur grup musik rock ini di Indonesia, tanda masuknya dijual Rp250 ribu. Promotor: Guinness Indonesia.

8 November: Nicolas Stavy di Auditorium IFI Bandung, Bandung
Sama seperti di Surabaya, harga tanda masuk pertunjukan ini juga gratis. Promotor: Institut Français Indonesia.

9 November: David Foster, Chaka Khan, Paul Young, Kenny Edmond, Hayley Westenra, Dirty Loops, dan Fernando Varela di Mata Elang International Stadium, Jakarta
Mirip dengan konsep pertunjukannya tahun lalu, pianis kondang ini datang lagi dengan mengajak sederet penyanyi kondang lainnya. Kabarnya, salah seorang penyanyi Indonesia juga akan ikut manggung bareng. Harga tiketnya kali ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, berkisar Rp 800 ribu s/d Rp5 juta. Promotor: Dyandra Production.

9 November: Sepultura di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Kutai Kartanegara
Di kota pertama dalam rangkaian Indonesia Revision Tour 2012, band metal asal Brasil ini akan tampil dalam sebuah festival bertajuk “Kukar Rockin’ Fest”. Harga tiketnya Rp100 ribu. Promotor: Distorsi Rockaholicompany.

10 November: Nicolas Stavy di IBA Concert Hall, Semarang
Gratis. Promotor: Institut Français Indonesia.

10 November: Sepultura, David Kennedy, DJ Motiv8, We Start Partys, dan Sinclarity di Lapangan D Senayan, Jakarta
Ingin menyaksikan aksi panggung dari sederet bintang rock kondang yang tampil di hari pertama acara “Rockvolution Peace Fest 2012” ini? Harga tiketnya sangat terjangkau, Rp100 ribu. Apalagi ditambah dengan penampilan sejumlah musisi Tanah Air juga. Promotor: Variant Entertainment.

11 November: Mike Portnoy, Billy Sheehan, Tony MacAlpine, Derek Sherinian, Sinclarity, dan David Kennedy di Lapangan D Senayan, Jakarta
Harga tanda masuk untuk menonton para musisi kondang yang tampil di hari kedua festival rock ini, agak berbeda dengan hari pertama. Yaitu, Rp150 ribu. Promotor: Variant Entertainment.

11 November: Sepultura di Trans Studio, Makassar
Di kota terakhir dari rangkaian tur Indonesia kali ini, aksi panggung mereka bisa disaksikan dengan membayar tanda masuk sebesar Rp150 ribu. Promotor: Chambers Entertainment

13 November: Nicolas Stavy di Auditorium IFI Yogyakarta, Yogyakarta
Pertunjukan di kota terakhir dari rangkaian turnya di Indonesia kali ini, sama seperti dua kota sebelumnya, juga gratis. Promotor: Institut Français Indonesia.

14 November: Owl City di Tennis Indoor Senayan, Jakarta
Proyek musik Adam Young ini hadir kembali di Indonesia sekaligus memperkenalkan album terbarunya, “The Midsummer Station”. Di album tersebut, penyanyi yang menguasai berbagai alat musik ini berduet dengan Carly Rae Jepsen untuk lagu “Good Time”. Apakah dia akan mengajak pasangan duetnya itu dalam konsernya kali ini? Belum jelas. Yang sudah pasti, harga tiketnya tersedia dalam dua pilihan, Rp450 ribu dan Rp550 ribu. Promotor: Java Musikindo.

16 November: Sungha Jung di Balai Kartini, Jakarta
Berbeda dengan rekan-rekan lainnya dari Korea Selatan yang mengusung nyanyian dan tarian sebagai sajian utama, musisi yang satu ini mengandalkan kemampuannya bermain gitar akustik untuk menarik minat penonton. Tertarik? Harga tiketnya berkisar Rp350-500 ribu. Tapi kabarnya semua tiketnya sudah terjual habis! Promotor: Mahana Live.

18 November: Sungha Jung di Parahyangan Convention Hall – Hotel Horison, Bandung
Sementara untuk pertunjukannya di Kota Kembang, tiketnya dijual seharga Rp500 ribu. Promotor: Mahana Live.

25 November: PSY – Tempat konser masih menunggu konfirmasi promotor
Bersiaplah menari kuda “Gangnam Style” bersama penyanyi dari Korea, PSY. Promotor: Rajawali Indonesia.

29 November: Michael Learns to Rock di Balikpapan Dome, Balikpapan
Di kota pertama dari rangkaian tur grup musik asal Denmark ini ke beberapa kota di Indonesia, tiketnya ditawarkan pada kisaran Rp350-500 ribu. Promotor: Starlight Enterprise.

30 November: Jennifer Lopez di Mata Elang International Stadium, Jakarta
Kehadiran penyanyi kondang berinisial J.Lo yang terkenal dengan tariannya ini tentu sulit dilewatkan, asalkan harga tiket bukan menjadi masalah. Berapa harganya? Untuk konsernya yang merupakan rangkaian dari “Dance Again World Tour” ini, tiketnya dipatok pada kisaran Rp800 ribu s/d Rp3 juta. Promotor: Dyandra dan Stellar.

sumber: Benny Chandra (www.bennychandra.com)

OMG Awards Most Stylish Nominee: Agnes Monica

0

Sehari-hari, gaya berpakaian Agnes selalu kasual namun tetap trendi. Namun di atas panggung, ia berubah menjadi sang diva yang glamor dan seksi. Inilah yang membuat Agnes Monica dinobatkan sebagai salah satu kandidat di nominasi Most Stylish di OMG! Awards 2012

Gambar

Gambar

sumber: yahoo indonesia

Tsunami ternyata bisa terjadi di danau

0

Image

Tsunami Kuno Pernah Terjadi di Danau Swiss

Oleh Charles Q. Choi, Kontributor OurAmazingPlanet | LiveScience.com

Tsunami umumnya identik dengan lautan. Tetapi ilmuwan mengatakan, sebuah tsunami kuno pernah terjadi di sebuah danau di Swiss, yang dipicu oleh longsornya pegunungan Alpine. Sejumlah kota yang terletak di tepian danau tersebut rentan bencana.

Tsunami adalah gelombang raksasa dengan tinggi mencapai sekitar 30 meter, yang sering dipicu oleh gempa bumi. Namun demikian, tsunami juga dapat dipicu oleh tanah longsor atau letusan gunung berapi.

“Orang berpikir bahwa hanya mereka yang tinggal di tepi laut dan dekat pusat gempa bumi yang dapat terkena dampak tsunami,” kata Guy Simpson, pakar geologi dari University of Geneva. “Tapi kami kira kami punya contoh yang mengatakan sebaliknya.”

Tsunami kuno
Ilmuwan menganalisis Danau Geneva di Swiss. Tepian danau ini ditinggali oleh lebih dari 1 juta orang, dan 200 ribu di antaranya berada di Jenewa, kota terpadat kedua di Swiss.

Pada tahun 563, sejarah mencatat sebongkah batu besar longsor di pegunungan yang terletak lebih dari 70km Jenewa. Peristiwa longsornya batu tersebut dikenal sebagai peristiwa Taurendunum — saat batu yang besar tersebut terbawa arus sungai Rhone yang mengaliri Danau Geneva. Batu yang longsor dan terbawa arus tersebut menghancurkan sejumlah desa. 

Bencana tersebut mengakibatkan tsunami di Danau Geneva dan menerjang apa pun yang ada di tepian danau. Menghancurkan pedesaan, memusnahkan berbagai jembatan dan pabrik di Jenewa, bahkan menghancurkan tembok kota Jenewa dan menewaskan sejumlah orang yang berada di dalam kota.

Untuk menyelidiki peristiwa tersebut, para peneliti mengamati bagian terdalam dari Danau Geneva yang terkena gempa. Penelitian tersebut mengungkapkan, sebuah sedimen besar tersimpan di dasar danau yang terbentang dengan panjang lebih dari sekitar 10 km dan lebar 5 km, dengan volume setidaknya 250 juta meter kubik. 

Sedimen yang tersimpan tersebut rata-rata berada di kedalaman 5 meter, dan yang paling tipis terdapat di dekat delta sungai Rhone — yang dianggap sebagai tempat awal terbentuknya sedimen tersebut.

Contoh inti dari sedimen di danau tersebut mengungkapkan, sedimen raksasa itu terbentuk antara tahun 381 dan 612, dan dianggap sebagai penyebab Taurendunum.

Para ilmuwan menghitung, ombak setinggi 8 meter pada saat itu mencapai Jenewa sekitar 70 menit setelah terjadinya longsoran batu tersebut. Kecepatannya sekitar 70 kilometer per jam.

“Ombak tersebut bergerak lebih cepat, lebih cepat dibandingkan kecepatan Anda berlari,” kata Simpson kepada OurAmazingPlanet.  

Kota yang rentan
Jenewa rentan terhadap bencana karena lokasi tergolong rendah dibandingkan danau, serta berada di ujung aliran danau, sebuah tempat yang dapat menyebabkan gelombang tinggi. 

Jika tsunami terjadi saat ini, maka akan menenggelamkan sebagian besar kota Jenewa, seperti yang dikatakan oleh para peneliti. 

“Jenewa juga merupakan kota yang dianggap memiliki jarak terjauh dari tempat yang kita kira menjadi lokasi bermulanya tsunami. Bagi warga yang tinggal dekat dengannya, tsunami diperkirakan akan tiba dalam waktu 10 sampai 15 menit, nyaris tidak ada kesempatan untuk memberikan peringatan,” kata Simpson.

Pembentukan sedimen di sungai itu masih membentuk lereng di delta sungai Rhone, para peneliti menyatakan bahwa tsunami kemungkinan bisa terjadi di Danau Geneva di masa depan, yang mungkin saja disebabkan oleh lonsoran batu, gempa bumi bahkan badai yang dahsyat.

“Tsunami pernah terjadi di Danau Geneva pada masa lalu, dan masih memiliki kemungkinan untuk terjadi di masa depan,” kata Simpson. 

Para peneliti berikutnya dapat menggali sedimen Danau Geneva lebih dalam lagi untuk mendapatkan gambaran seberapa sering tsunami muncul dan mengetahui kapan kemungkinan tsunami berikutnya muncul.

Simpson dan rekannya Katrina Kremer dan Stéphanie Girardclos mengungkapkan penemuan mereka lebih mendalam secara online dalam jurnal “Nature Geoscience” pada 28 Oktober.

sumber: Yahoo indonesia